Sejarah Desa

SEJARAH DESA

Asal-Usul/Legenda Desa

Tertulis / terdengar wilayah pemukiman warga yang begitu luas membentang orang menyebutnya Dusun BAKIA, wilayah ini merupakan dataran yang rendah yang ditumbuhi pepohonan dan Padang rumput yang luas menghijau bak hamparan permadani yang dibeberapa bagian terdapat rawa-rawa yang menghiasi setiap pemandangan dibagian selatan sedangkan dibagian utara,timur,barat, hiduplah sekelompok masyarakat rukun dan damai meskipun penduduk dalam kehidupan prinitif, Dusun “Bakia” yang terletak 17 Km kearah Barat dari Kecamatan Marisa. Dusun ini  merupakan bagian dari wilayah pemerintahan Desa Iloheluma  dan sampai saat ini letaknya berada di sebelah selatan dari Desa itu. Hingga suatu ketika penduduk makin bertambah dengan adanya arus perpindahan penduduk, banyak yang berdatangan dari berbagai wilayah dan tinggal menetap di Dusun ini terutama dari Desa Imbodu yang merupakan Induk pemekaran Desa Iloheluma, Oleh para pemuka masyarakat potensi ini tidaklah disia-siakan, pada setiap kesempatan mereka membahas masa depan dusun mereka, maka bergulirlah sebuah ide bahwa Dusun BAKIA harus berpisah dari Desa Induk dan menjadi sebuah Desa yang mandiri, ide pemekaran ini terinformasi kemana-mana dan pusaran makin besar yang menyedot segala aktivitas, perhatian dan pemikiran-pemikiran guna mewujudkan suatu harapan baru dalam tatanan kehidupan yang baru dan hanya dalam hitungan bulan segala sesuatu telah dipersiapkan dengan matang dan tibalah saat-saat yang sudah lama dinanti-nantikan…..saatnya pemekaran….!!!!, ketika itu masih ada satu hal yang teramat penting untuk untuk berkelanjutan cita-cita ini yang seolah terlupakan oleh semua pelaku pemekaran yakni nama dari desa dambaan ini. Selanjutnya dibuatlah rapat untuk menentukan nama Desa, Dalam fórum tersebut terjadi suatu musyawarah mufakat antara Pemerintah Desa Iloheluma dengan Tokoh Masyarakat yang ada di Desa  Persiapan Pemekaran dengan hasil musyawarah bahwa Desa itu diberikan nama Desa ” SUKA MAKMUR ” yang dilatar belakangi oleh beberapa hal sebagai berikut :

  • a.   Pemekaran Desa ini melalui proses yang panjang dengan memperhatikan kiat-kiat tokoh masyarakat yang ada dan selalu memakmurkan Dusun itu terutama dalam mendukung Program Pemerintah baik itu Program Pembangunan maupun Program lainya.
  • b.   Pengambilan Nama Desa Pun masih dimusyawarahkan dan sangat memperhatikan kondisi masyarakat yang sangat antusias terhadap pembangunan Desa dan secara geografis wilayah desa terdiri dari daratan dan rawa yang tanahnya sangat subur untuk daerah pertanian.
Facebook Comments